Minggu, 11 Mei 2014

Pacar Jadi Mantan? Self Healing Aja


Putus cinta itu hal yang lumrah dalam dunia percintaan (cie..elaahh). Yup, jika kita sudah menjatuhkan pilihan untuk jatuh cinta pada seseorang maka secara otomatis kitapun harus menanggung resiko jika suatu saat nasib tidak berpihak pada kita…uuhh mewek deh. Walau menyakitkan dan membuat hati rasanya teriris-iris namun kita tetap harus bangkit, jangan terpuruk jika ditinggalkan sang pacar.
Jika pacar sudah berganti status menjadi mantan, apa yang harus kita lakukan? Berikut tahap demi tahap (self-healing) yang sebaiknya dilakukan hingga kita merasa benar-benar sembuh dari patah hati:

1. Menangislah sepuasnya
Biasanya jika kita baru putus atau patah hati dunia serasa kiamat, semua planningdan peta hidup hancur seketika, seakan-akan tidak ada lagi hidup yang indah jika tidak bersamanya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menangislah sepuasnya jika ingin menangis. Menangis dalam hal ini tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Menangis Bagaimanapun jika kita merasa sakit, menangis adalah salah satu tindakan yang cukup mujarab untuk mengurangi beban, jangan malu untuk menangis. Namun yakinkan dalam hati kita setelah menangis, bahwa ini adalah tangisan terakhir kita untuknya selanjutnya kita berhak untuk bahagia meski tanpa kehadirannya.

2. Putuskan Komunikasi
Memutuksan disini maksudnya adalah jangan sampai ada hal yang mampu mengingatkan kita padanya baik dalam hal nyata maupun maya, dan membuat perasaan kita kembali lagi sakit. Bagaimanapun karena kita begitu sulit untuk melupakan maka kita harus tega pada perasaan dengan memblokir atau meremove pertemanan dari segala hal yang ada hubungan dengan mantan. (Anarkis banget yak….hehehe tapi cara ini tergantung tingkat sayang kita siihh… *grin).
Jadi, memutuskan komunikasi maksudnya hanyalah sementara waktu saja, jika perasaan sudah normal dan tingkat emosi sudah stabil maka bersikaplah seperti biasa-biasa saja.

3. Menulis
Jika kita berada dalam keadaan paling rendah atau dengan kata lain berada dititik nol, rasanya kita tidak ingin melakukan aktivitas apapun. Namun, ada satu aktivitas yang perlu kita lakukan ketika dalam keadaan galau yaitu menulis. Tulislah sebanyak-banyak mengenai perasaan kita saat itu. Bisa dalam bentuk puisi, cermin, cerpen. Jika tidak ingin berat-berat tulislah seperti menulis diary saja. Mungkin suatu hari ketika kita sudah bahagia dengan pasangan kita catatan sejarah ini bisa menjadi ide untuk menulis sebuah novel (eaaa…lebay) dan bisa juga kita akan menertawakan diri dan bersyukur bisa melewati masa-masa sulit itu. Jadi menulislah dan keluarlah dari kotak hitam masa lalu.

4. Membaca
Membaca merupakan aktivitas yang positif dalam proses self-healing. Bacalah sebanyak-banyaknya dan jangan batasi diri untuk membaca buku dengan satu genre saja. Misalnya karena kita berada dalam situasi galau kita membatasi diri hanya dengan membaca buku-buku motivasi, tapi bacalah semua jenis buku setidaknya hal itu dapat menyeimbangkan suasana hati dengan banyaknya membaca baik itu fiksi maupun artikel. Dengan banyak membaca pikiran jadi tidak kosong.

5. Sibukkan diri dengan hal-hal positif
Menyibukkan diri dengan keluarga, sahabat atau mencari komunitas baru. Hal ini bermanfaat untuk mendapatkan suasana baru dan mengalihkan pikiran dari si mantan. (jadi ingat masukan mbak ‘Indri Hapsari’ untuk aktif aktif di Kompasiana… *grin). Mungkin dengan komunitas baru tersebut kita dapat menambah teman dan membuka hati untuk yang lain.

6. Pembuktian diri
Jadikanlah masa-masa terpuruk ini untuk kembali menata hidup dan menatap masa depan yang lebih cerah, tunjukkan pada dunia bahwa masa-masa suram itu telah lewat dan saatnya untuk mengejar mimpi yang sempat tertunda (ganbatte ne!!…)
Okey guys, sekian coretan-coretanku tentang ‘mantan’ semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Mencintai dan dicintai itu adalah hal yang wajar, tapi jangan pernah berhenti untuk belajar dari setiap masalah.
(Puisi Patah Hati aLa Kahlil Gibran)
Sumber: http://tourworldinfo.blogspot.com

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT…
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan..
Ada orang-orang yang tidak ingin kita
tinggalkan…
Tapi ingatlah…
melepaskan BUKAN akhir dari dunia..
melainkan awal suatu kehidupan baru..
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
Mereka yang tersakiti,
mereka yang telah mencari…
dan mereka yang telah mencoba..
Karena MEREKALAH yang bisa menghargai
betapa pentingnya orang yang telah
menyentuh kehidupanmereka…
CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan
MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu
dan kamu MASIH menunggunya dengan
setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum
sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’
Apabila cinta tidak berhasil…
BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan
sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah…
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
tapi..
ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu mati bersamanya…
Orang terkuat BUKAN mereka yang
selalu menang..
MELAINKAN mereka yang tetap tegar
ketika mereka jatuh

Repost dari http://muda.kompasiana.com/2013/02/21/pacar-jadi-mantan-self-healing-aja-535707.html

Tidak ada komentar:

Pengunjung