Jumat, 05 April 2013

Menulis Itu Perlu Sebuah Pemantik



Kelas menulis yang diselenggarakan oleh lembaga sulsel menulis telah memasuki pertemuan ketiga pada hari ini (red, 6 April 2013). Kegiatan ini dilaksanakan di aula gedung Sentra Pendidikan Bisnis, Jl. Sultan Alauddin. Antusiasme peserta menulispun lumayan tinggi, terbukti dengan banyaknya peserta baru yang datang diluar dari peserta sulsel menulis sebelumnya.

Workshop menulis dengan tema teknik menemukan ide menjadi topik yang menarik bagi penulis pemula, sebagaimana kita ketahui bahwa penulis pemula itu banyak terkendala dari cara menemukan ide untuk menjadi sebuah tulisan.

Materi workshop yang dibawakan oleh kanda Bahrul ulum sebenarnya materi yang sederhana namun jarang diaplikasikan oleh penulis pemula, misalnya membuat ‘buku ide’ atau buku catatan khusus yang memuat dokumentasi ide-ide tulisan sehingga saat ingin menulis kita sudah mendapatkan kumpulan ide yang dapat dibuat menjadi sebuh tulisan. Dan cara lain untuk memunculkan ide baru bisa lewat Mind Mapping yaitu teknik menghadirkan ide lewat peta pikiran yang berawal dari satu titik , lalu tersebar kesegala arah dengan bebas. Metode lain pun bisa berupa metode SCAMPER (Substitusi, Combine, Adapt, Magnify/Modify, put to other use, Eliminate, Rearrangge/Reverse)

Ending dari kelas menulis ini setelah materi adalah praktek menulis. Tentu tidak sah rasanya jika belajar menulis hanya sekedar teori tanpa praktek menulis, dan jadilah peserta mendapatkan tugas untuk menulis dari sebuah slide berupa gambar yang memuat sebuah keluarga sedang bermain puzzle dalam waktu 15 menit.

Sangat menarik, hanya dalam waktu 15 menit seluruh peserta mampu menulis sesuai dengan imajinasinya. Ada yang menulis sebuah puisi, cerita mini dan beberapa harapan dalam sebuah keluarga hanya dari sebuah gambar.

Sesi terakhir ada sebuah sharing ide dari pak Rustan Ibnu Abbas bagaimana menangkap peluang-peluang ide menjadi sebuah tulisan dan selanjutnya membedah tulisan-tulsian peserta dengan menggunakan metode Mind Mapping.

Jadi sebenarnya menulis itu tidaklah sulit, kita hanya perlu mengelola mood, memberi waktu dan perlu sebuah pemantik agar ide dalam kepala tersebut menjadi sebuah tulisan.

Semangat menulis yooo..guys :)

Sumber gambar: dokumen sulsel menulis.

Tidak ada komentar:

Pengunjung